Sabtu, 10 Agustus 2013

BAYANGAN ITU…..!!!



Pertengahan malam, tiba-tiba aku terbangun dari nyenyaknya tidur seiring dengan matinya listrik di kosku. Ku dapati kamar kosku yang gelap gulita, lalu ku lihat jam di handphone yang menunjukkan sekitar pukul 00.45 WIB. Dalam keadaan gelap gulita terdengar suara derasnya hujan disertai tembakan petir. Tak dapat dihindari lagi, setiap hujan lebat disertai petir yang kuat akan berakibat padamnya listrik. Entah kenapa aku sering terbangun dengan situasi seperti itu. Dalam keadaan sedikit rasa takut karena mendengar suara petir yang hebat dan kilatannya yang tampak jelas dari dua kaca yang berada di atas dinding tempat tidurku. Tembakan petir itu seakan-akan ingin menyambarku. Kaca tersebut letaknya di atas, terlihat seperti jendela sebuah kamar, yang membatasi antara kamarku dengan kamar mandi. Yah desain kos ku saat ini ku tempati memang berbeda dengan kos2 sebelumnya.  Karena letak kos tersebut di atas, dan kamar mandinya pun tidak tergabung dengan kamar2 lainnya, jadi akan menyebabkan langit kelihatan, dan jika ada petir, kilatan2nya akan memancar ke kamar. Melihat situasi seperti itu, pernah terlintas dipikiranku untuk menutup kaca tersebut dengan kain atau kertas. Namun niat itu tidak ku lakukan, aku pun membiarkan kaca tersebut terbuka seperti itu.
Keadaan kamarku yang gelap dan terkadang ada cahaya akibat kilatan petir, tidak membuatku untuk terus terjaga, akhirnya ku lanjutkan untuk tidur lagi. Aku memang tidak menyediakan sumber cahaya, seperti lilin atau lampu lainnya sebagai penerang dikala listik mati. Kadang2 kalau aku mau, aku mengaktifkan torch light di handphone ku. Itu ku lakukan ketika listrik mati di saat belum waktunya untuk tidur. Karena torch light itu hanya bertahan beberapa menit saja untuk bisa menerangi kamarku, kadang aku biarkan saja kamarku dalam keadaan gelap sampai listrik hidup kembali. Namun malam itu, aku malas sekali untuk mengaktifkannya, mending dilanjutin saja tidurnya lagi, pikirku. Akhirnya aku tertidur lagi dalam keadaan gelap itu. Tak lama kemudian dalam keadaan tertidur, aku pun bermimpi. Namun, mimpi yang aku alami antara nyata dengan tidak. Aku merasa awalnya aku bermimpi, namun ditengah mimpi aku terbangun lagi. Mimpinya seperti ini, ada seorang perempuan memakai jilbab masuk ke kamarku, dalam mimpi itu pikiranku mengatakan perempuan itu adalah temanku di kamar yang letaknya tepat di depan kamarku.. dalam mimpi itu aku tahu kalau aku dalam keadaan tidur, dan sang perempuan itu masuk. Namun, tidak terpikir olehku bagaimana dia masuk ke kamarku. Setelah itu antara sadar entah tidak, aku terbangun, akhirnya ku melihat ada sosok bayangan perempuan itu tepat di dekat kakiku sedang berdiri, namun  wajahnya menghadap ke arah dinding ke arah kaca dan seluruh tubuhnya dibaluti kain warna putih, aku mikirnya dia pake baju putih dan jilbab putih, itu yang terlintas dalam pikiranku saat itu. Lalu aku bertanya kepadanya, “ada apa”??, tanyaku. Aku bertanya seperti itu karena dia melihat ke kaca, seakan-akan dia memeriksa sesuatu di sana. Kemudian dia menjawab pertanyaanku “mau memeriksa kaca ini saja, mana tahu masuk air hujan ke kamar ini”. Lalu dengan tanpa pikir macam2 aku pun berkata “oo..”, setelah itu aku pun memejamkan mata kembali. Ketika memejamkan mata, pikiranku pun bertanya2 dari mana ya perempuan itu masuk ke kamarku? Padahal setahuku, kamar telah aku kunci, kok dia bisa masuk ya??? Aku bingung. Kemudian, aku pun membuka kembali mataku, gak ada siapa2 di kamar ku. Antara percaya dengan tidak, untuk memahami apa yang baru saja aku alami, aku pun memejamkan mata dan membuka mata lagi, itu ku lakukan berkali2..untuk mencari kepastian aku sedang bermimpi atau tidak, dan apa masih terlihat perempuan yang tadi itu,, tapi setelah hal itu ku lakukan, aku tetap tidak melihat perempuan itu lagi. Akhirnya aku menghidupkan torch light handphone ku, ku gak mau lagi gelap2, ujarku. Aku masih memikirkan kejadian itu, aku tahu aku sedang bermimpi, namun kejadian ketika aku bertanya dengan perempuan itu, aku merasa seolah-olah nyata. Karena memang setiap hujan lebat, air hujan akan jatuh ke kamarku melalui kaca itu, jika arah angin mengarah ke kamarku. Tetesannya terasa membasahi ku, jika ku berbaring di tempat tidur. Namun, malam itu tidak terasa ada air hujan yang membasahiku, mungkin arah anginnya tidak ke arah kamarku. Perempuan itu datang seolah-olah mengingatkanku terhadap air hujan yang jatuh ke tempat tidurku seperti sebelumnya yang pernah ku alami.
Torch light handphone yang ku aktif tadi seperti biasa2nya hanya bertahan sebentar saja, melihat hal itu aku pun malas lagi mengaktifkannya. Listrik masih belum hidup. Akhirnya aku berpikir positif saja tentang apa yang telah ku alami tadi. Aku berpikir mungkin itu hanya ilusiku saja. Ya sekali lagi ilusi..ilusi..namun pikiranku di sisi lain, walaupun itu benar terjadi,,ya udah jangan dipikirkan lagi..yang terpenting adalah aku harus melanjutkan tidur lagi dan serahkan saja semuanya kepada Allah. Akhirnya ku berdo’a mohon perlindungan Allah dan melanjutkan tidur kembali. Aku pun terbangun sesuai dengan alarm yang ku buat, dan Alhamdulillah listrik telah hidup. Lega rasanya hati setelah mengalami kejadian malam tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar