Sabtu, 10 Agustus 2013

Diterjang peluru panas

Tidak disangka dan tidak diduga terlahir dari orang tua yang bekerja sebagai anggota kepolisian, yang mempunyai senjata,,, malah aku sendiri yang pernah diterjang sebuah peluru…. Kejadian tersebut beberapa tahun yang lalu, ketika ku duduk dibangku kelas enam sekolah dasar.. peristiwa itu terjadi pada malam hari, tepatnya tengah malam… ketika my father sedang memperbaiki senjata, senjata tersebut bukan dari kantor,,tapi senjata hasil rakitannya sendiri,,hebat juga my father bisa merakit senjata,,belajar dari mana tu?? he,he,, pelurunya lumayan besar, bukan peluru senjata angin yang sering digunakan orang untuk menembak burung…tapi peluru biasa, susah jelasinnya, ketika malam itu, my father gak sadar kalau di dalam ada peluru,,lalu dicobain senjatanya, kebetulan senjata tersebut mengarah ke kamar ku,,awalnya kata beliau mengarah ke kamar my mother,,tp syukur aja mengarah kearah ku, kalau gak,,mungkin yang kena tembak my mother,,Alhamdulillah posisi senjata berubah ke arah ku, sehingga diriku yang kena tembak, waktu itu ku sedang bermimpi ada sebuah besi bulat sebesar bola jatuh ke arahku..langsung terasa oleh ku,, ku pegangi tanganku,,lalu ku panggil kedua orang tua ku,,,langsung my father tersadar,,bergegas mereka ke kamar ku,, dibukanya tangan kiriku yang menutupi tangan kananku,,ternyata banyak keluar darah,,langsung bergegas keluar rumah mencari bantuan,,, ketika itu my father bertugas di desa yang anggota polisi di sana tidak banyak,,Alhamdulillah,,ada satu teman my father yang ada di asrama..jadi beliau membantu kami.. di perjalanan hujan turun dengan lebat..akhirnya ku kesakitan,,aneh,,ku kesakitan bukan karena tertembak, tapi karena sakit perut, mungkin masuk angin kehujanan,, ku dari awal kejadian sampai di rumah sakit sadar terus,,gak bisa tidur,,sampai2 di dalam mobil ku minta obat sakit perut, obat tidur, supaya bisa tertidur,,,mereka yang ada di mobil tak menghiraukan ku,,karena mereka juga tampak panik.. ketika di bius baru ku gak sadar,,,perjalanan dari rumah ke rumah sakit lumayan lama…subuh baru nyampe,,,
Yang terkena tembakan tangan ku sebelah kanan,,pelurunya satu tapi yang kena tiga titik,,tangan, ketiak n belakang tubuhku,,,Alhamdulillah pelurunya langsung masuk ke kasur..dan tak kena tulang… Alhamdulillah walaupun tanganku gak kuat lagi ketika kejadian itu, Allah masih memberiku kaki yang kuat,,sehingga ku masih bisa ikut olahraga di sekolah..kalau olahraga seperti lari, lompat, pokoknya yang berhubungan dengan kaki, bisa ku atasi,,tapi kalau berhubungan dengan tangan, ku dah mundur duluan,,mau gimana lagi,, alhamdulillah guru2 ku mengerti dengan keadaanku,,
Allah masih memberikan hidup waktu itu,,seandainya saja ku telah menemui-Nya ketika itu,,ku mungkin beruntung,,karena waktu itu ku belum baligh,,jadi ku belum mempunyai dosa dan ku tak perlu takut menghadapi kehidupan akhirat,, sekarang ku tak luput dari dosa,,kemanakah muara ku esok??? Ku harapkan cinta Mu ya Allah,,pertemukanlah aku dengan Mu nanti dalam keadaan yang Kau ridhoi,,,,,amin,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar